Dalam beberapa bulan terakhir, Bali mengalami kesulitan pasokan BBM di banyak SPBU. Terutama untuk Pertalite yang merupakan jenis bahan bakar bersubsidi. Banyak pengendara—baik warga lokal maupun ekspatriat—mengalami antrean panjang, penolakan pengisian, atau bahkan kehabisan pilihan selain Pertamax Turbo yang jauh lebih mahal.
Di artikel ini kami jelaskan penyebabnya, cara mendapatkan kuota Pertalite dengan QR Code, SPBU mana saja di area Jimbaran yang masih memiliki beberapa jenis BBM, dan satu life hack penting agar Anda tidak kehabisan bahan bakar saat pilihan sangat terbatas.
Mengapa Pertalite Sering Habis di Bali?
Pertalite adalah bahan bakar bersubsidi, sehingga distribusinya dibatasi oleh pemerintah dan harus sesuai kuota. SPBU hanya boleh menjual jumlah tertentu per hari. Di Bali—yang pergerakan kendaraannya sangat tinggi—kuota ini sering habis jauh sebelum malam.
Akibatnya:
• Antrean panjang
• Pertalite tidak tersedia meski tertera di papan harga
• Pengendara dipaksa mengisi Pertamax atau Pertamax Turbo
• Beberapa SPBU hanya menjual DEX atau Turbo saja
Sementara itu, Pertamax dan Turbo tidak disubsidi sehingga tidak dibatasi ketat. Karena harga Turbo cukup tinggi, jenis ini paling jarang habis.
Cara Mengisi Pertalite: Wajib Memiliki QR Code Subsidi Tepat
Untuk mengisi Pertalite, Anda harus memiliki QR Code dari program Subsidi Tepat melalui MyPertamina:
https://subsiditepat.mypertamina.id
Dokumen yang harus diunggah:
• Foto KTP pemilik kendaraan
• Foto STNK depan dan belakang
• Foto kendaraan tampak depan dan samping
Setelah verifikasi, sistem akan menerbitkan QR Code yang harus ditunjukkan setiap kali mengisi Pertalite.
Di Mana Mengunduh Aplikasi MyPertamina?
Untuk memeriksa SPBU terdekat dan jenis BBM yang tersedia di masing-masing stasiun, Anda dapat mengunduh aplikasi MyPertamina di:
• Google Play: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.dafturn.mypertamina
• App Store: https://apps.apple.com/us/app/mypertamina/id1295039064
Melalui aplikasi ini Anda bisa melihat daftar SPBU, alamat, fasilitas, dan jenis BBM yang secara resmi dijual di setiap lokasi.
Bagaimana Bila Anda Menyewa Motor atau Mobil?
WNA tidak bisa membuat QR Code sendiri karena:
❌ Tidak memiliki KTP
❌ Tidak memiliki STNK atas nama pribadi
Solusinya:
Minta pemilik kendaraan untuk mendaftarkan unit tersebut di Subsidi Tepat, lalu kirimkan QR Code kepada Anda.
QR Code tersebut menempel pada kendaraan, bukan pada orangnya. Jadi aman digunakan oleh penyewa selama masa sewa.
Daftar SPBU di Area Jimbaran + Jenis BBM yang Tersedia
Berikut SPBU yang muncul di aplikasi MyPertamina, lengkap dengan Google Maps dan jenis bahan bakar yang mereka tampilkan.
SPBU 54.803.28
Jl. By Pass Ngurah Rai – Jimbaran
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/FWA9mSJ44nLJsyQ79
Jenis BBM:
• Pertamax – Rp 12.200
• Dexlite – Rp 13.900
• Pertalite – Rp 10.000
• Biosolar – Rp 6.800
SPBU 54.803.10
Jl. Uluwatu – Desa Jimbaran
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/CokxME3Wb3SxHhZY6
Jenis BBM:
• Pertamax Turbo – Rp 13.100
• Pertamax – Rp 12.200
• Pertamina Dex – Rp 14.200
• Dexlite – Rp 13.900
SPBU 54.803.02
Jl. By Pass Ngurah Rai – Jimbaran
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/SnXiSHrzotqcK4r5A
Jenis BBM:
• Pertamax Turbo – Rp 13.100
• Pertamax – Rp 12.200
• Dexlite – Rp 13.900
• Pertalite – Rp 10.000
Life Hack Penting: Jika Sedang Krisis, Cari Pertamax Turbo
Pertamax Turbo adalah jenis BBM dengan harga paling tinggi—dan justru karena itu, paling jarang habis.
Ketika:
• Pertalite habis
• Pertamax tidak tersedia
• Antrean terlalu panjang
Pertamax Turbo hampir selalu masih ada, terutama di SPBU besar di Uluwatu dan By Pass Ngurah Rai.
Lewat aplikasi MyPertamina:
- Buka aplikasi
- Pilih menu SPBU terdekat
- Gunakan filter “Pertamax Turbo”
- Pilih SPBU yang muncul di daftar
Turbo memang lebih mahal, tetapi dalam situasi krisis ia menjadi penyelamat agar kendaraan tetap bisa jalan tanpa harus berputar-putar mencari BBM.
Kesimpulan
Situasi BBM di Bali—terutama Pertalite—memang sedang tidak stabil. Namun dengan:
• QR Code Subsidi Tepat
• Informasi SPBU terdekat
• Aplikasi MyPertamina
• Life hack Pertamax Turbo
Anda tetap bisa berkendara dengan tenang meski pasokan sedang terbatas.