Jepang adalah negara dengan kontras yang menakjubkan, tempat teknologi tinggi berdampingan dengan tradisi kuno. Bepergian ke sini memerlukan perencanaan yang matang, terutama jika Anda bepergian bersama keluarga dengan anak kecil. Dalam artikel ini, kami akan menguraikan seluruh proses langkah demi langkah: mulai dari mendapatkan visa hingga memesan Shinkansen dan membeli tiket ke taman hiburan.
| Kategori Pengeluaran | Perkiraan Biaya (JPY) | Perkiraan Biaya (IDR) |
|---|---|---|
| Pengajuan visa ke Jepang | Tergantung pada jenis dan kewarganegaraan | Dikonfirmasi saat pengajuan |
| Saldo awal kartu IC | 5.000 JPY | Sekitar 500.000 IDR |
| Batas penarikan di ATM 7-11 | Hingga 140.000 JPY per hari | Sekitar 15.000.000 IDR |
| Uang kertas untuk pengeluaran harian | 1.000 JPY | Sekitar 100.000 IDR |
Detail pengajuan untuk Warga Negara Asing (WNA)
Bagi warga negara lain yang tinggal di Indonesia (termasuk pemegang KITAS), diperlukan pengajuan visa wisata standar ke Jepang. Prosesnya cukup sederhana dan merupakan langkah paling murah dalam seluruh perjalanan. Yang terpenting adalah menyiapkan rencana perjalanan dan dokumen dengan benar.
Bebas Visa JAVES untuk Warga Negara Indonesia (WNI)
Warga Negara Indonesia yang memegang paspor elektronik dapat menggunakan sistem JAVES dan mendapatkan pembebasan visa. Hal ini sangat menyederhanakan persiapan perjalanan. Anda dapat membaca semua aturan dan mengajukan permohonan visa ke Jepang di halaman resmi negara kami.
Dalam menyusun rencana perjalanan ke Jepang, kami mempertimbangkan
- Optimalisasi energi: Memilih hotel yang sudah termasuk sarapan memungkinkan Anda memulai hari tanpa membuang waktu mencari makanan.
- Keseimbangan pengalaman: Rute ini mencakup kota-kota metropolis modern, lokasi bersejarah, dan keindahan alam Gunung Fuji.
- Kenyamanan keluarga: Transit yang terencana, tips menyewa kereta dorong anak (stroller), dan penggunaan loker penyimpanan membuat perjalanan dengan anak berusia empat tahun senyaman mungkin.
Proses: Panduan Langkah demi Langkah Perjalanan ke Jepang
Langkah 1. Tiket dan Penerbangan
Rute kami dimulai dengan penerbangan Bali — Osaka dan diakhiri dengan penerbangan pulang Tokyo — Bali. Paling mudah mencari dan membeli tiket pesawat melalui platform Trip.Com. Tautan langsung ke tujuan kami:
Langkah 2. Komunikasi dan Internet
Internet di negara asing sangatlah penting. Di Jepang, tanpa koneksi, Anda tidak akan bisa membuka kode QR dinamis untuk naik bus, merencanakan rute, atau menerjemahkan rambu-rambu. Di bandara, Anda dapat menemukan mesin Sakura Mobile yang menawarkan kartu SIM fisik tanpa batas, tetapi harganya cukup mahal.
Kami merekomendasikan penggunaan eSIM dari Airalo, yang telah terbukti sangat baik di negara lain. Sebaiknya keluarkan kartu SIM domestik dari ponsel Anda untuk menghindari tagihan yang tidak disengaja. Namun, sebagai opsi cadangan untuk perangkat utama, Anda dapat mengaktifkan paket roaming dari Telkomsel.
Langkah 3. Uang dan Pembayaran
Terlepas dari perkembangan teknologi, Jepang masih menyukai uang tunai. Pada saat yang sama, fitur praktis tersedia bagi wisatawan dari Indonesia: pembayaran melalui aplikasi bank Indonesia menggunakan QRIS berfungsi di banyak tempat di Jepang, yang memungkinkan Anda lebih jarang mengeluarkan kartu Visa atau Mastercard.
Paling menguntungkan menarik uang tunai yen di ATM minimarket 7/11. ATM Jepang memungkinkan Anda menarik jumlah besar sekaligus, tetapi semuanya tergantung pada batas bank Anda (misalnya, CIMB Niaga memiliki batas hingga 15 juta rupiah per hari). Hindari penggunaan uang kertas 10.000 yen (sekitar 1 juta rupiah Indonesia) secara terus-menerus, karena tidak selalu mudah untuk menukarkannya di mana-mana. Usahakan membawa uang kertas 1.000 yen dan siapkan dompet koin terpisah (Coin Purse), karena kembalian sering diberikan dalam bentuk koin.
Tips keamanan: bagikan uang tunai dan kartu ke berbagai dompet yang berbeda. Jika satu dompet tertinggal di hotel atau hilang di kota baru, Anda tidak akan kehabisan dana.
Langkah 4. Transportasi di Kota
Untuk perjalanan menggunakan kereta bawah tanah dan bus, Anda akan memerlukan kartu transportasi IC. Untuk permulaan, cukup isi saldo sebesar 5.000 yen. Untuk memesan transfer dari bandara ke hotel, Anda dapat menggunakan layanan KiwiTaxi.
Langkah 5. Pemilihan Hotel: Osaka, Kyoto, Kawaguchiko, Tokyo
Filosofi kami: hotel harus menyediakan sarapan yang berkualitas. Mencari makanan di toko pada pagi hari memakan waktu dan tidak memberikan dorongan energi yang dibutuhkan. Setelah sarapan yang mengenyangkan, Anda dapat langsung pergi jalan-jalan. Anda bisa ngemil di minimarket (convenience store) sepanjang hari. Semua hotel kami pesan melalui Trip.Com.
- Osaka: Namba Oriental Hotel. Twin Room, 23 meter persegi. Check-in 14 Maret 2026 setelah 15:00, check-out 16 Maret sebelum 11:00.
- Kyoto: Ibis Styles Kyoto Station. Twin Room, 17 meter persegi. Check-in 16 Maret 2026 14:00-00:00, check-out 21 Maret sebelum 11:00.
- Kawaguchiko (Gunung Fuji): KAINOSATO. Apartemen 36 meter persegi dengan pemandangan gunung. Check-in 21 Maret 16:00-20:00, check-out 22 Maret 05:00-10:00. Harga di sini lebih tinggi karena besarnya permintaan akan akomodasi dengan pemandangan gunung berapi.
- Tokyo: Super Hotel JR Ueno Iriyaguchi. Kamar 12 meter persegi (1 double bed dan 1 single bed). Check-in 22 Maret 15:00-00:00, check-out 25 Maret 07:00-10:00.
Langkah 6. Logistik: Dari Kyoto ke Gunung Fuji (21 Maret 2026)
Pada hari ini, matahari terbenam diperkirakan pada pukul 17:57. Rute dibagi menjadi dua tahap.
Pertama, kami menggunakan kereta peluru Shinkansen yang legendaris, berangkat dari Stasiun Kyoto pukul 07:51 dan tiba di Stasiun Mishima pukul 09:57. Tiket dapat dipesan di situs web resmi atau dibeli di Klook. Petunjuk untuk mengambil tiket: melalui kode QR dan di loket tiket. Kami juga merekomendasikan untuk menonton panduan video.
Di Mishima, kami akan memiliki waktu penyangga (buffer) selama 38 menit. Ini adalah waktu yang ideal bagi keluarga untuk menemukan pintu keluar selatan (South Exit), membawa anak ke toilet, dan membeli air atau makanan ringan. Pada pukul 10:35 dari peron 2, bus Mishima-Kawaguchiko Liner berangkat dan akan tiba di Stasiun Kawaguchiko pada pukul 12:05.
Jadwal bus dapat diperiksa di sini, dan Anda dapat memesan kursi melalui platform Sekitori (tautan langsung ke pemesanan rute).
Setibanya di Stasiun Kawaguchiko, bagasi dapat ditinggalkan di loker penyimpanan otomatis khusus, setelah itu Anda dapat berjalan-jalan dan mengunjungi tempat-tempat pemandangan. Check-in ke apartemen direncanakan mendekati pukul 16:00.
Langkah 7. Logistik: Dari Gunung Fuji ke Tokyo (22 Maret 2026)
Untuk pindah ke Tokyo (Stasiun Shinjuku), paling baik menggunakan kereta Limited Express FUJI EXCURSION. Di kereta ini, semua kursi memerlukan reservasi sebelumnya. Tiket dijual di situs web JR-EAST Train Reservation, di situs web operator, atau melalui layanan Klook.
Di situs web JR-EAST, pilih Purchase tickets, masukkan rute Kawaguchiko – Shinjuku untuk tanggal 22 Maret untuk dua orang dewasa dan satu anak. Saat membeli, pilih tarif yang mencakup harga dasar perjalanan jika Anda tidak memiliki kartu IC, jika tidak, selisihnya akan dipotong dari kartu transportasi Anda di pintu keluar.
Langkah 8. Hiburan dan Ekskursi
Perjalanan ke Jepang sering kali bertepatan dengan akhir pekan atau hari libur, jadi lokasi paling populer sebaiknya direncanakan pada hari kerja untuk menghindari keramaian. Pastikan untuk memeriksa prakiraan mekarnya bunga sakura.
Tiket ke taman hiburan sebaiknya dibeli terlebih dahulu. Misalnya, tiket Universal Studios Japan di Osaka tersedia di tautan berikut. Hiburan tambahan untuk Osaka (Akuarium Kaiyukan), Kyoto (Hutan Arashiyama), dan Tokyo (teamLab, Disneyland) juga dapat ditemukan di Klook.
Langkah 9. Belanja dan Marketplace
Jepang terkenal dengan produk-produk berkualitas: mulai dari pisau dan penanak nasi hingga barang elektronik. Untuk menghemat waktu, Anda dapat menggunakan belanja online dengan pengiriman langsung ke hotel. Instal aplikasi Amazon Japan sebelum keberangkatan, masukkan alamat hotel, dan pastikan untuk mencantumkan tanggal check-in Anda di catatan.
Lifehack: aktifkan langganan Amazon Prime dan segera batalkan. Anda akan mendapatkan sebulan penuh pengiriman gratis dan cepat. Anda dapat memesan pakaian hangat, popok, suvenir, dan makanan ringan. Situs terpopuler kedua adalah Rakuten. Jika perangkat Android Anda tidak memiliki profil Jepang, aplikasinya mungkin tidak dapat diunduh, dalam hal ini gunakan versi web situs tersebut.
Langkah 10. Cuaca, Pakaian, dan Tips Berguna
Pada bulan Maret, cuaca di Jepang berubah-ubah. Walaupun di Tokyo dan Osaka mungkin panas, di daerah Gunung Fuji masih terdapat salju, dan suhu malam hari turun hingga mendekati nol. Kunci kenyamanan adalah pakaian berlapis. Bawalah pakaian yang mudah dilepas di siang hari dan dipakai kembali di malam hari, serta beberapa pasang sepatu yang nyaman, karena Anda akan banyak berjalan kaki.
Jika Anda bepergian dengan anak kecil, kereta dorong (stroller) adalah suatu keharusan. Menemukan tempat penyewaan di lokasi bisa jadi sulit karena kendala bahasa, jadi sebaiknya bawa kereta dorong sendiri atau pesan di Amazon dengan pengiriman ke hotel pertama.
Jika Anda menemukan antarmuka yang membingungkan pada mesin penjual tiket atau situs web Jepang, jangan ragu untuk menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Cukup ambil foto layar dan unggah ke ChatGPT atau Gemini dengan pertanyaan apa yang harus ditekan selanjutnya. Ini akan menghemat banyak waktu dan tenaga.