Berencana mengunjungi Kanada? Flado Indonesia, yang berbasis di Bali dan Jakarta, telah membantu lebih dari 11.700 klien sejak tahun 2020. Panduan ini dirancang khusus untuk warga negara Indonesia (WNI), ekspatriat yang tinggal di Indonesia, serta warga Indonesia yang sedang berada di luar negeri (seperti di Malaysia, Taiwan, Singapura, atau Hong Kong). Baik Anda membutuhkan visa turis (Visitor Visa) atau otorisasi elektronik (eTA), kami memastikan proses Anda berjalan lancar.
Biaya dan Estimasi Waktu Proses
Kami menerapkan sistem biaya transparan yang sudah mencakup biaya pemerintah (termasuk biaya biometrik), pajak, dan layanan pendampingan penuh dari tim spesialis kami.
| Tipe Dokumen / Kewarganegaraan | Estimasi Waktu* | Biaya Total (IDR) |
|---|---|---|
| eTA (Australia, Uni Eropa, Jepang, dll.) | 15 menit – 72 jam | 1.100.000 |
| Visitor Visa (Indonesia, Rusia, Cina, dll.) | ~22 – 28 hari | 5.600.000 |
*Waktu proses bergantung pada beban kerja IRCC dan dihitung setelah pengambilan data biometrik. Biaya Visitor Visa (5,6 juta) sudah mencakup biaya visa dan biaya biometrik (total 185 CAD).
Informasi untuk Warga Negara Amerika Serikat
Bagi warga negara Amerika Serikat dan pemegang Green Card, Anda tidak memerlukan visa maupun eTA untuk berkunjung ke Kanada. Anda cukup menunjukkan paspor atau kartu residen yang berlaku saat melewati perbatasan. Tidak ada biaya tambahan atau formulir yang perlu diisi.
Electronic Travel Authorization (eTA)
eTA adalah izin digital bagi warga negara dari negara bebas visa yang berencana masuk ke Kanada melalui jalur udara. Ini sangat populer bagi ekspatriat Australia dan Eropa yang tinggal di Bali.
Daftar lengkap negara yang memenuhi syarat eTA:
Andorra, Antigua dan Barbuda, Argentina, Australia, Austria, Bahama, Barbados, Belgia, Brasil, Brunei Darussalam, Bulgaria, Chili, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hong Kong (SAR), Hungaria, Islandia, Irlandia, Israel, Italia, Jepang, Korea Selatan, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Meksiko, Monako, Maroko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Panama, Papua Nugini, Filipina, Polandia, Portugal, Qatar, Rumania (paspor elektronik saja), Samoa, San Marino, Seychelles, Singapura, Slovakia, Slovenia, Kepulauan Solomon, Spanyol, St. Kitts dan Nevis, St. Lucia, St. Vincent dan Grenadines, Swedia, Swiss, Taiwan, Thailand, Trinidad dan Tobago, Uni Emirat Arab, Britania Raya (termasuk wilayah luar negeri), Uruguay, Vatikan.
Visitor Visa (Visa Kunjungan)
Bagi warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara dari negara lain yang tidak masuk dalam daftar bebas visa, wajib mengajukan Visitor Visa yang akan ditempel di paspor.
Daftar lengkap negara yang memerlukan Visitor Visa:
Afganistan, Albania, Aljazair, Angola, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Belarusia, Belize, Benin, Bhutan, Bolivia, Bosnia-Herzegovina, Botswana, Burkina Faso, Burundi, Kamboja, Kamerun, Tanjung Verde, Republik Afrika Tengah, Chad, Cina, Kolombia, Komoro, Kongo (Republik Demokratik dan Republik), Kosta Rika, Kuba, Jibuti, Dominika, Republik Dominika, Ekuador, Mesir, El Salvador, Guinea Khatulistiwa, Eritrea, Eswatini, Etiopia, Fiji, Gabon, Gambia, Georgia, Ghana, Grenada, Guatemala, Guinea, Guinea-Bissau, Guyana, Haiti, Honduras, India, Indonesia, Iran, Irak, Pantai Gading, Jamaika, Yordania, Kazakhstan, Kenya, Kiribati, Kosovo, Kuwait, Kirgizstan, Laos, Lebanon, Lesotho, Liberia, Libya, Madagaskar, Malawi, Malaysia, Maladewa, Mali, Kepulauan Marshall, Mauritania, Mauritius, Mikronesia, Moldova, Mongolia, Montenegro, Mozambik, Myanmar, Namibia, Nauru, Nepal, Nikaragua, Niger, Nigeria, Makedonia Utara, Oman, Pakistan, Palau, Palestina, Paraguay, Peru, Rusia, Rwanda, Sao Tome dan Principe, Arab Saudi, Senegal, Serbia, Sierra Leone, Somalia, Afrika Selatan, Sudan Selatan, Sri Lanka, Sudan, Suriname, Suriah, Tajikistan, Tanzania, Timor-Leste, Togo, Tonga, Tunisia, Turki, Turkmenistan, Tuvalu, Uganda, Ukraina, Uzbekistan, Vanuatu, Venezuela, Vietnam, Yaman, Zambia, Zimbabwe.
Pengajuan dari Mana Saja: Biometrik dan Medis
Meskipun Anda sedang tidak berada di Indonesia, kami dapat memproses aplikasi Anda secara remote. Anda hanya perlu mendatangi fasilitas lokal berikut di negara tempat Anda berada:
- Biometrik: Harus dilakukan secara langsung di Pusat Aplikasi Visa (VAC). Lokasi pusat ini bisa ditemukan di Google Maps: di Indonesia terdapat pusat di Bali, Jakarta, dan Surabaya. Untuk negara lain, Anda dapat mencari kantor VFS Global terdekat.
- Pemeriksaan Medis: Jika petugas meminta pemeriksaan medis, Anda harus mendatangi dokter yang ditunjuk (Panel Physician). Biasanya dokter tersedia di lokasi paling populer, kontak mereka akan diberikan saat ada permintaan pemeriksaan medis.
Mengapa Memilih Flado Indonesia?
- Berpengalaman Sejak 2020: Lebih dari 11.700 kasus visa berhasil diselesaikan.
- Layanan Lengkap: Kami menangani pembayaran biaya pemerintah, penerjemahan dokumen, dan pengaturan janji temu biometrik.
- Audit Profesional: Kami meninjau bukti keuangan dan ikatan Anda dengan negara asal untuk meminimalkan risiko penolakan.