Pendahuluan
Pada tanggal 5 Desember 2025, Flado Indonesia menemukan skema phishing baru yang menargetkan orang asing yang mengajukan visa elektronik, KITAS, dan KITAP Indonesia.
Pelaku membuat email palsu yang meniru gaya resmi Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia dan mengirimkan pemberitahuan pembayaran yang tidak sah. Hal ini mengakibatkan kerugian finansial dan keterlambatan dalam proses visa.
Di bawah ini adalah analisis lengkap mengenai skema penipuan tersebut serta panduan praktis untuk melindungi diri.
Satu-satunya Situs Resmi untuk Pengajuan Visa Indonesia
Platform resmi pemerintah
Hanya domain .go.id yang merupakan milik resmi Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia.
Semua domain lain — termasuk .online, .global, .world, .idnglobal, .asia, .com — tidak terkait dengan Imigrasi Indonesia dan dapat digunakan oleh penipu.
Bagaimana Bentuk Email Resmi dari Imigrasi
Pengirim yang benar
Email resmi hanya dikirim dari alamat:
Alamat ini menggunakan domain pemerintah yang sah, yaitu imigrasi.go.id.
Semua tautan dalam email resmi selalu mengarah ke https://evisa.imigrasi.go.id.
Ini adalah indikator utama keaslian email.
Cara Kerja Email Phishing
Alamat pengirim palsu
Email penipuan dikirim dari:
noreply-imigrasigoid@evisaidnglobal.online
Pelaku menambahkan “imigrasigoid” ke alamat tersebut untuk meniru domain resmi secara visual.
Namun, penggunaan ekstensi .online langsung menunjukkan bahwa email tersebut palsu.
Situs pembayaran palsu yang meniru portal e-Visa Indonesia
Korban diarahkan ke:
evisaidinglobal.online
Situs ini meniru portal pembayaran e-Visa, tetapi dibangun menggunakan template WordPress/WooCommerce standar, dan menyembunyikan halaman internal dengan pesan:
“You are not allowed to access this page”
Ini adalah teknik yang umum digunakan dalam situs phishing untuk menyamarkan struktur situs.
Pembayaran dalam USD: Tanda Bahaya Hukum yang Sangat Jelas
Mengapa pembayaran dalam USD menunjukkan penipuan
Situs palsu meminta pembayaran sebesar:
USD 77
Menurut hukum Indonesia dan regulasi Bank Indonesia:
- Semua pembayaran layanan pemerintah harus dilakukan hanya dalam Rupiah Indonesia (IDR)
- Biaya visa tidak boleh dibayar dalam USD, EUR, atau mata uang asing lainnya
- Pembayaran tidak boleh diproses melalui gateway internasional pihak ketiga
Imigrasi Indonesia tidak pernah menerima pembayaran visa dalam USD atau cryptocurrency.
Langkah Terakhir Penipuan: Pengalihan ke Pembelian Cryptocurrency
Cara kerja pengalihan pembayaran
Setelah mengklik “Pay”, pengguna diarahkan ke:
app.ramp.network
Di sana korban diminta membeli cryptocurrency USDC senilai sekitar USD 80.82.
Ini tidak ada kaitannya dengan pembayaran visa.
Pengguna pada dasarnya mentransfer uang ke dompet crypto milik pelaku, sehingga tidak dapat dilakukan pengembalian dana.
Siapa yang Paling Berisiko
Kategori yang rentan
- Orang asing yang mengajukan visa secara mandiri
- Wisatawan pertama kali
- Pelajar
- Pekerja jarak jauh dan digital nomad
- Agen visa yang tidak memiliki sistem verifikasi domain dan pengirim yang ketat
Cara Memverifikasi Keaslian Email dari Imigrasi
Kriteria utama keaslian
- Pengirim harus selalu @imigrasi.go.id
- Semua tautan harus mengarah hanya ke https://evisa.imigrasi.go.id
- Pembayaran harus dilakukan hanya dalam IDR melalui gateway resmi pemerintah
- Imigrasi tidak menggunakan domain .online, .global, .world, .asia, dan domain komersial lainnya
- Imigrasi tidak pernah meminta pembayaran cryptocurrency
Jika satu saja dari poin ini tidak sesuai, email tersebut adalah email palsu.
Rekomendasi dari Flado Indonesia
Gunakan kanal resmi yang telah diverifikasi
- Jangan membuka tautan dari domain yang mencurigakan atau tidak dikenal
- Jangan pernah membayar biaya visa dalam USD
- Abaikan email yang mencoba mengarahkan Anda ke platform pembayaran cryptocurrency
- Periksa dengan teliti alamat email pengirim
Kami akan memverifikasi email Anda secara gratis dan membantu Anda menghindari risiko
Jika Anda memiliki sedikit saja keraguan, kirimkan email tersebut kepada kami — kami akan memverifikasi keasliannya secara gratis dan memberi tahu langkah yang benar untuk menghindari penipuan.
Kami membantu memastikan liburan Anda di Indonesia tidak terganggu.
WhatsApp: https://wa.me/6281239134485
Telegram: https://t.me/visabyflado
Telepon: +62 812-3913-4485
Email: visa@flado.id
Kesimpulan
Pada Desember 2025, gelombang baru serangan phishing menargetkan pengguna platform e-Visa Indonesia. Pelaku mengirimkan email pembayaran palsu, menggunakan alamat pengirim yang dimodifikasi, situs tiruan, dan skema pembayaran cryptocurrency.
Memahami bentuk email resmi dari Imigrasi dan mengenali tanda-tanda peringatan utama akan membantu pemohon menghindari kerugian finansial dan memastikan proses visa berjalan aman.
Flado Indonesia akan terus memantau perkembangan dan memberikan pembaruan untuk melindungi warga negara asing yang mengajukan visa Indonesia.